Perusahaan Asia Hadapi Risiko di Tengah Aturan Pelaporan Keberlanjutan Uni Eropa yang Lebih Ketat 

Perusahaan Asia Hadapi Risiko di Tengah Aturan Pelaporan Keberlanjutan Uni Eropa yang Lebih Ketat 

by  
AnhNguyen  
- 2 Oktober 2024

Seiring berlakunya Arahan Pelaporan Keberlanjutan Perusahaan (CSRD) Uni Eropa, perusahaan-perusahaan Asia, terutama di Tiongkok, berada di bawah tekanan untuk memenuhi persyaratan ESG dan pelaporan keberlanjutan yang ketat. Menurut para pakar industri, peraturan baru ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi bisnis untuk meningkatkan upaya keberlanjutan mereka dan memperoleh keunggulan kompetitif. 

CSRD mengharuskan perusahaan besar non-UE dengan sekuritas yang terdaftar untuk mematuhi pedoman pelaporan keberlanjutannya mulai paling cepat tahun 2024. Perusahaan yang lebih kecil akan memiliki waktu hingga tahun 2028 untuk memenuhi kewajiban ini, tergantung pada tingkat pendapatan. Perusahaan perlu mengungkapkan data yang luas tentang kinerja lingkungan dan sosial, serta dampak keuangan. 

Perusahaan-perusahaan Tiongkok sangat rentan karena kehadiran pasar mereka yang signifikan di UE. Bisnis yang bergerak di sektor-sektor seperti baterai, kendaraan listrik, dan panel surya diperkirakan akan sangat terdampak oleh peraturan baru ini. Ryan Foo, manajer teknis senior di TUV Rheinland, menekankan bahwa perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan dengan Eropa perlu meningkatkan pengungkapan mereka. 

CSRD Uni Eropa merupakan bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 55% pada tahun 2030 dan mencapai netralitas karbon pada tahun 2050. Namun, banyak perusahaan Asia saat ini tidak siap, sehingga berisiko merusak reputasi, menurut pemimpin keberlanjutan Deloitte, Will Symons. 

Sementara beberapa eksportir Asia akan menghadapi kewajiban CSRD langsung, sejumlah besar eksportir perlu menyediakan data kepada pelanggan mereka di Eropa. Piers Touzel dari ERM menyoroti bahwa banyak eksportir Asia tidak memiliki sistem untuk mengumpulkan data ini. Dengan pelaporan keberlanjutan yang semakin penting, perusahaan yang menyelaraskan strategi ESG mereka dengan nilai bisnis kemungkinan akan memperoleh keunggulan kompetitif di pasar global. 

 

Sumber: 

https://www.scmp.com/business/article/3280737/asian-companies-face-reputation-risk-tougher-eu-sustainability-rules-kick 

https://beamstart.com/news/asian-companies-face-reputation-risk-1727838858447 

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022