Penentangan Tiongkok terhadap EUDR Meningkatkan Kekhawatiran ESG Global 

Penentangan Tiongkok terhadap EUDR Meningkatkan Kekhawatiran ESG Global 

by  
AnhNguyen  
- 15 Agustus 2024

Cina, pemasok utama Uni Eropa (UE) untuk produk-produk seperti mebel dan panel kayu lapis, baru-baru ini menyuarakan penolakannya terhadap Peraturan Deforestasi Uni Eropa (European Union Deforestation Regulation/EUDR). Peraturan yang dirancang untuk mengekang deforestasi ini mensyaratkan data geolokasi untuk semua produk hutan yang diimpor ke Uni Eropa. Namun, Cina menolak untuk membagikan data ini, dengan alasan "masalah keamanan", sebuah langkah yang dapat menimbulkan konsekuensi yang signifikan bagi rantai pasokan global. 

Perkembangan ini mengikuti perlawanan serupa dari Amerika Serikat, di mana Pemerintahan Biden telah mendorong Uni Eropa untuk menunda implementasi EUDR. AS berargumen bahwa peraturan ini memberlakukan "standar yang tidak mungkin" dan bertindak sebagai "penghalang perdagangan non-tarif," yang berpotensi mengganggu perdagangan produk hutan senilai $3,5 miliar antara Eropa dan Amerika. Kebuntuan ini telah menyatukan dua pasar produk hutan terbesar di dunia - Cina dan AS - untuk menentang EUDR, menyoroti kerumitan dalam menerapkan peraturan lingkungan yang ketat dalam ekonomi yang saling terhubung secara global. 

EUDR, yang akan mulai berlaku pada bulan Desember, dapat secara signifikan berdampak pada peran Cina dalam industri kayu, kertas, dan bubur kertas global, terutama mengingat kendali Cina atas lebih dari 30% rantai pasokan produk hutan global melalui Inisiatif Sabuk dan Jalan. Potensi penarikan diri Tiongkok dari kepatuhan terhadap EUDR dapat mengganggu rantai pasok global, yang dapat mempengaruhi segala hal mulai dari produksi hingga distribusi. 

Karena Uni Eropa tetap teguh dalam komitmennya untuk menegakkan EUDR, meskipun mendapat tentangan dari para pemain global utama, situasi ini menggarisbawahi ketegangan yang semakin meningkat antara tujuan keberlanjutan lingkungan dan praktik perdagangan internasional. Hasil dari kebuntuan ini akan memiliki implikasi jangka panjang bagi masa depan standar-standar LST (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) dalam perdagangan global. 

 

Sumber: 

https://www.atibt.org/en/news/13526/china-rejects-eudr-rules-impasse-could-plunge-the-eu-into-a-supply-crisis 

https://woodcentral.com.au/china-rejects-key-eudr-rules-impasse-leaves-eu-in-crisis/ 

https://www.globalwoodmarketsinfo.com/china-rejects-eudr-standoff-could-plunge-eu-into-supply-crisis/ 

https://www.timber.exchange/news/details/in-depth/china-rejects-eudr-regulations 

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022