Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com
Uni Eropa menghadapi seruan yang berkembang untuk melonggarkan persyaratan pelaporan ESG-nya, dengan Prancis bersiap untuk memperkenalkan proposal yang bertujuan untuk membatasi beban peraturan. Proposal Prancis berupaya mengurangi Corporate Sustainability Reporting Directive (CSRD), yang saat ini mengamanatkan pengungkapan keberlanjutan yang ekstensif dari perusahaan yang beroperasi di UE.
Pemerintah Prancis mengadvokasi pengurangan jumlah perusahaan yang tunduk pada persyaratan pelaporan penuh, dengan alasan kekhawatiran atas biaya kepatuhan dan kompleksitas administrasi. Juru bicara pemerintah Prancis Sophie Primas menekankan perlunya aturan yang dapat dikelola yang tidak membebani bisnis.
"Implementasi peraturan CSRD menjadi tantangan besar bagi perusahaan. Uni Eropa harus mengakui bahwa kerangka kerja saat ini terlalu kompleks dan mahal," kata Primas setelah pertemuan kabinet baru-baru ini.
Dorongan dari Prancis ini mengikuti tuntutan serupa dari Jerman, yang juga mendesak Komisi Eropa untuk mengurangi arahan tersebut. Tekanan ekonomi pada ekonomi terbesar Eropa, yang berkontraksi untuk tahun kedua berturut-turut pada tahun 2024, telah mengintensifkan kritik terhadap peraturan ESG, dengan para pemimpin bisnis mengaitkan masalah daya saing dengan tekanan peraturan.
Robert Ophele, ketua Otoritas Standar Akuntansi Prancis, mengakui perlunya meringankan beban bisnis sambil menyeimbangkan tujuan keberlanjutan. "Ada pemahaman bersama bahwa penyesuaian peraturan diperlukan untuk menyelaraskan dengan realitas ekonomi, meskipun pendapat berbeda tentang tingkat dan waktu perubahan ini," katanya.
Dorongan untuk merampingkan peraturan ESG menggarisbawahi tantangan UE dalam menyeimbangkan tujuan keberlanjutan dengan daya saing ekonomi. Dengan meningkatnya pengawasan dari negara-negara anggota, Komisi Eropa mungkin menghadapi tekanan untuk merevisi strategi netral karbonnya untuk memastikan langkah-langkah regulasi tetap praktis dan dapat dicapai bagi bisnis.
Karena Prancis dan Jerman terus menyuarakan keprihatinannya, para pemangku kepentingan di seluruh UE memantau dengan cermat potensi revisi yang dapat memengaruhi kepatuhan ESG dan strategi keberlanjutan perusahaan ke depannya.
https://finance.yahoo.com/news/eu-set-cut-back-esg-153823553.html
https://www.irishexaminer.com/business/economy/arid-41559163.html
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+(65) 6223 8888
Carrer de la Tapineria, 10
Ciutat Vella, 08002, Barcelona, Spain
+34 612 22 79 06
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377