Microsoft Pisahkan Tim dari Kantor di Tengah Pengawasan Antimonopoli Uni Eropa

Microsoft Pisahkan Tim dari Kantor di Tengah Pengawasan Antimonopoli Uni Eropa

by  
Jordy Leo  
- 3 April 2024

Microsoft [MSFT:US] akan memisahkan Teams, aplikasi chatting dan videonya, dari produk Office-nya secara global, menyusul pengawasan antimonopoli Uni Eropa yang semakin ketat terhadap model penjualan paket ini, seperti yang dilaporkan oleh Reuters pada tanggal 1 April. Perusahaan mengumumkan bahwa pelanggan yang membeli langganan Office mulai minggu ini tidak akan lagi mendapatkan Teams yang dibundel dengan layanan tersebut. Pengumuman ini muncul enam bulan setelah Microsoft membatalkan bundling kedua produk tersebut di Wilayah Ekonomi Eropa dan Swiss untuk menghindari kemungkinan penalti antimonopoli Uni Eropa. Juru bicara Microsoft mengatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk memberikan kejelasan kepada pelanggan, menjawab umpan balik dari Komisi Eropa, dan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perusahaan multinasional yang ingin menstandarkan pembelian mereka di seluruh wilayah. Namun, terlepas dari perubahan ini, masih ada kemungkinan bahwa Komisi akan mendakwa perusahaan dengan pelanggaran antimonopoli.

Komisi Eropa telah menyelidiki penggabungan Office dan Teams oleh Microsoft sejak tahun 2020 ketika Slack, aplikasi pesan ruang kerja yang dimiliki oleh Salesforce [CRM: US], mengajukan keluhan anti-persaingan usaha terhadap Microsoft. Slack menuduh bahwa Microsoft menyalahgunakan dominasi pasarnya untuk menghilangkan persaingan dengan menggabungkan Teams secara ilegal dengan paket Office-nya. Menanggapi keluhan tersebut, Komisi membuka penyelidikan resmi terhadap Microsoft, dengan alasan kekhawatiran bahwa bundling tersebut dapat memberikan keunggulan yang tidak adil dalam persaingan. Selama dekade terakhir, Microsoft telah menghadapi hukuman antimonopoli Uni Eropa sebesar USD2,4 miliar karena menggabungkan dua produk atau lebih secara bersamaan. Jika terbukti bersalah atas pelanggaran antimonopoli, perusahaan dapat menghadapi denda hingga 101 triliun rupiah dari omset tahunan globalnya berdasarkan aturan antimonopoli Uni Eropa.

Sumber:

https://www.reuters.com/technology/microsoft-separate-teams-office-globally-amid-antitrust-scrutiny-2024-04-01/

https://apnews.com/article/microsoft-teams-office-bundle-unbundled-7ea64d625a32e65e18b34c14d467af28

https://www.theverge.com/2024/4/1/24117785/microsoft-teams-office-split-eu-regulation-antitrust-investigation

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022