PowerChina dan Sumitomo dari Jepang akan Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air Senilai USD17 miliar di Indonesia

PowerChina dan Sumitomo dari Jepang akan Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air Senilai USD17 miliar di Indonesia

by  
Seneca ESG  
- 12 Oktober 2022

Perusahaan perdagangan Jepang, Sumitomo Corp [8053:JP] menandatangani sebuah perjanjian dengan perusahaan listrik Indonesia, Kayan Hydro Energy (KHE), untuk berpartisipasi dalam pembangunan sebuah kompleks pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 9 gigawatt (GW) di Kalimantan, Indonesia, seperti yang dilaporkan oleh Nikkei Asia pada tanggal 7 Oktober. KHE berafiliasi dengan perusahaan milik negara China, PowerChina [601669:CH], yang akan melaksanakan pekerjaan konstruksi utama proyek pembangkit listrik tenaga air yang dinamakan Kayan Cascade. Sumitomo akan membantu mengembangkan proyek ini melalui investasi dan transfer teknologi. Berdasarkan nota kesepahaman (MOU) yang ditandatangani antara PowerChina dan KHE pada tahun 2018, PowerChina akan menyediakan dana sebesar USD17 miliar untuk mendanai Kayan Cascade dengan rencana pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 900 megawatt (MW) pada tahun 2026 dan menyelesaikan pembangunan lima bendungan pada tahun 2035. Setelah selesai, proyek ini diharapkan menjadi pembangkit listrik tenaga air terbesar di Asia Tenggara.

Kompleks pembangkit listrik tenaga air raksasa ini akan memasok listrik ke Indonesia Strategis Industri (ISI), sebuah kawasan industri hijau yang akan dibangun di Kalimantan Utara. Kawasan industri ini akan mencakup berbagai bisnis ramah lingkungan, termasuk amonia hijau, bahan baterai, dan kendaraan listrik. Sebagian besar peserta dalam ISI adalah perusahaan patungan Cina-Indonesia dengan kemungkinan melibatkan beberapa produsen Jepang. Kayan Cascade merupakan proyek strategis dan akan didukung oleh pemerintah, menurut Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Indonesia. Saat ini, Indonesia memenuhi 65% kebutuhan energinya dengan batubara. Indonesia telah berjanji untuk menggandakan porsi energi terbarukan dalam bauran energinya dari kurang dari 12% menjadi 23% pada tahun 2025, sebagai upaya untuk mencapai komitmennya untuk mencapai emisi nol pada tahun 2060.

Sumber:

https://asia.nikkei.com/Business/Energy/Japan-s-Sumitomo-joins-17.8bn-Indonesia-hydropower-project

https://www.globalconstructionreview.com/18bn-hydroelectric-scheme-to-break-ground-in-borneo-next-year/

https://www.reuters.com/article/indonesia-energy-idAFL1N2XV030

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022