Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com
Otoritas Moneter Singapura (MAS) telah mengumumkan penutupan pertama Kemitraan Investasi Hijau (GIP), mengumpulkan US$510 juta (S$655,7 juta) untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur berkelanjutan di Asia Tenggara dan Selatan.
GIP adalah dana perdana di bawah Financing Asia's Transition Partnership (FAST-P), sebuah inisiatif keuangan campuran yang diluncurkan pada tahun 2023. FAST-P bertujuan untuk memobilisasi hingga US$5 miliar dengan menggabungkan modal publik, swasta, dan filantropi untuk mempercepat transisi hijau Asia. Dana tersebut akan menyalurkan pembiayaan utang ke proyek-proyek terkait iklim tetapi sedikit bankable, seperti energi dan penyimpanan terbarukan, infrastruktur kendaraan listrik, transportasi berkelanjutan, dan pengelolaan air dan limbah.
Investor dalam dana ini mencakup beragam pemangku kepentingan global dan regional: Temasek, HSBC, International Finance Corporation, Dutch Entrepreneurial Development Bank (FMO), British International Investment, Bank of the Philippine Islands, dan Allied Climate Partners. Badan-badan pemerintah seperti Export Finance Australia dan Komisi Eropa, melalui program Global Gateway-nya, juga mendukung inisiatif tersebut.
Pentagreen Capital, platform pembiayaan utang yang didirikan oleh HSBC dan Temasek pada tahun 2022, akan mengelola GIP. Perannya adalah untuk mengurangi risiko proyek dengan risiko yang dirasakan lebih tinggi, sehingga menarik partisipasi sektor swasta yang lebih besar. Menurut MAS, struktur modal berjenjang FAST-P dirancang untuk memadati investasi dalam skala besar untuk sektor-sektor yang sering kesulitan untuk mendapatkan pembiayaan, terutama selama fase pengembangan dan konstruksi.
Para ahli menyoroti bahwa dana tersebut menjawab kebutuhan pembiayaan mendesak di seluruh kawasan, mulai dari mobilitas listrik di Indonesia dan Thailand hingga modernisasi jaringan listrik di India dan Sri Lanka. Seperti yang dinyatakan oleh Gillian Tan, Asisten Direktur Pelaksana dan Chief Sustainability Officer MAS: "Penutupan pertama Kemitraan Investasi Hijau adalah tonggak penting bagi FAST-P," menggarisbawahi perannya dalam meningkatkan keuangan campuran untuk transisi Asia.
Referensi
The Straits Times. Singapore menutup $655 juta untuk mendanai proyek-proyek hijau dan berkelanjutan di Asia Tenggara dan Selatan. https://www.straitstimes.com/singapore/environment/spore-closes-655-million-to-fund-green-and-sustainable-projects-in-south-east-and-south-asia
ESG Hari Ini. Singapore mengumpulkan lebih dari $500 juta untuk Green Infrastructure Blended Finance Fund. https://www.esgtoday.com/singapore-raises-over-500-million-for-green-infrastructure-blended-finance-fund/
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+(65) 6223 8888
Carrer de la Tapineria, 10
Ciutat Vella, 08002, Barcelona, Spain
+34 612 22 79 06
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377