Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com
Ketika momentum iklim global terhenti, Singapura berdiri teguh dalam strategi ESG dan netral karbon—memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam tata kelola iklim proaktif dan transformasi ekonomi hijau.
Sementara beberapa ekonomi utama, termasuk AS, telah mengembalikan perlindungan lingkungan utama, Singapura telah menegaskan kembali komitmen dekarbonisasinya di bawah Rencana Hijau Singapura 2030. Negara kota memenuhi tenggat waktu PBB pada Februari 2025 untuk target karbon yang diperbarui dan berencana untuk mengurangi emisi menjadi 45-50 juta ton setara CO₂ pada tahun 2035, mencapai nol bersih pada tahun 2050.
Selama Anggaran 2025, Singapura mengumumkan Dana Energi Masa Depan senilai S$5 miliar untuk mempercepat adopsi energi bersih dan transportasi nol emisi. Ini memperkuat lima pilar inti dari cetak biru iklimnya: reset energi, kehidupan berkelanjutan, ekonomi hijau, kota di alam, dan masa depan yang tangguh.
Kota ini dengan cepat memperluas infrastruktur hijau—mulai dari jalur bersepeda dan ruang hijau hingga kapasitas tenaga surya, yang bertujuan untuk menghasilkan 2GWp energi matahari pada tahun 2030. Ini juga berusaha untuk melistriki transportasi di udara, darat, dan laut.
Strategi ESG Singapura lebih dari sekadar kebijakan—ini adalah katalis ekonomi. Transisi energi membuka peluang kerja di bidang sains, keuangan, dan analisis data. Secara global, Badan Energi Internasional memprediksi lebih dari 10 juta pekerjaan energi bersih pada tahun 2030. Di dalam negeri, SkillsFuture mengidentifikasi pekerjaan hijau sebagai sektor pertumbuhan utama.
Secara bersamaan, Singapura mendorong keuangan berkelanjutan untuk mendanai obligasi hijau, infrastruktur, dan pasar karbon—mendorong aliran modal ke proyek-proyek yang selaras dengan ESG.
Terlepas dari ketidakpastian global, fundamental di balik investasi iklim tetap kuat. GIC memperkirakan pertumbuhan pendapatan adaptasi dari US$1 triliun saat ini menjadi US$4 triliun pada tahun 2050, dengan investasi terkait diperkirakan akan mencapai US$9 triliun.
Di era ambisi iklim yang goyah, konsistensi Singapura membuktikan bahwa mengintegrasikan ESG ke dalam strategi nasional bukan hanya mitigasi risiko yang bijaksana—tetapi juga investasi cerdas dalam daya saing jangka panjang dan ketahanan lingkungan.
Sumber:
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+(65) 6223 8888
Carrer de la Tapineria, 10
Ciutat Vella, 08002, Barcelona, Spain
+34 612 22 79 06
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377