Kebuntuan ESG di Wall Street: Seruan untuk Moderasi di Tengah Meningkatnya Reaksi Keras 

Kebuntuan ESG di Wall Street: Seruan untuk Moderasi di Tengah Meningkatnya Reaksi Keras 

by  
AnhNguyen  
- 3 September 2024

Perdebatan mengenai investasi Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) telah meningkat di Wall Street, dengan kritikus seperti Kyle Bass, pendiri Hayman Capital Management, berpendapat bahwa reaksi keras terhadap ESG dapat dihindari dengan lebih banyak moderasi. Bass menunjuk pada tuntutan agresif oleh aktivis iklim untuk segera meninggalkan bahan bakar fosil sebagai faktor utama yang mendorong kebuntuan saat ini antara lembaga keuangan dan gerakan iklim. 

Bass menyoroti ekspektasi tidak realistis yang ditetapkan oleh beberapa aktivis, yang mendorong pengecualian total perusahaan hidrokarbon dari portofolio investasi. Sikap garis keras ini memicu respons keras dari negara bagian seperti Texas, yang membalas dengan memboikot perusahaan yang dianggap memusuhi industri bahan bakar fosil. Menurut Bass, transisi energi memerlukan pendekatan pragmatis, dengan mengakui bahwa bahan bakar fosil dan energi terbarukan perlu hidup berdampingan selama beberapa dekade. 

Seiring berlanjutnya perdebatan, perusahaan-perusahaan Wall Street yang awalnya berkomitmen pada aliansi nol emisi menghadapi tekanan yang semakin meningkat. Negara-negara bagian yang dipimpin Partai Republik telah menerapkan larangan yang menargetkan perusahaan-perusahaan yang tampaknya menentang bahan bakar fosil, mendorong perusahaan-perusahaan ini untuk secara terbuka mendukung klien minyak dan gas mereka. 

Agar strategi ESG dan keberlanjutan berhasil, Bass menyarankan fokus pada efisiensi energi, elektrifikasi, dan transisi bertahap ke tenaga nuklir. Ia menekankan bahwa peralihan dari hidrokarbon tidak dapat terjadi dalam semalam dan memerlukan pendekatan yang seimbang dan terinformasi yang mempertimbangkan kompleksitas jaringan energi dan operasi bisnis. 

Di tengah perdebatan ESG yang sedang berlangsung ini, perusahaan seperti Seneca ESG menawarkan solusi berbasis AI yang dapat membantu bisnis menavigasi lanskap regulasi yang terus berkembang. Dengan mengintegrasikan pertimbangan ESG ke dalam strategi keberlanjutan mereka, perusahaan dapat menyeimbangkan kinerja keuangan dengan tujuan lingkungan dan sosial jangka panjang, memastikan mereka tetap tangguh dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah. 

 

Sumber: 

https://finance.yahoo.com/news/kyle-bass-says-blackballing-oil-140000943.html?guccounter=1&guce_referrer=aHR0cHM6Ly93d3cuZ29vZ2xlLmNvbS8&guce_referrer_sig=AQAAAEkg9z8o-C5xx1G9Pm2ij22AaH8wcNTfcGkGtZK2lQ8fxlzDqh_HEuAiu_E_M9b7hmbq732pzaIZLBiRyp1jOJ7pDZ1l9DHOWNDUY0xpesVJgngkW12gRFx8KcvZITWj649x2l-381pBEt1RtcROXWbfc40i3ZkW7T8gUZ3V5bll 

https://www.bloomberg.com/news/articles/2024-09-01/kyle-bass-says-blackballing-oil-was-always-a-lost-cause-for-esg 

https://www.energyconnects.com/opinion/features/2024/september/rystad-energy-us-cleantech-energy-market-to-continue-to-thrive/ 

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022