Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com
Pemerintah Metropolitan Tokyo (TMG) sedang bersiap untuk menerbitkan obligasi ketahanan iklim bersertifikat pertama di dunia, TOKYO Resilience Bond, yang menandai tonggak penting dalam keuangan berkelanjutan. Obligasi ini telah mencapai sertifikasi di bawah Kriteria Ketahanan dan Taksonomi Inisiatif Obligasi Iklim (CBI) yang baru diluncurkan, memperluas cakupan kredensial obligasi iklim di luar mitigasi tradisional menuju adaptasi dan ketahanan.
Dengan target penerbitan sekitar JPY 50 miliar (sekitar USD 330 juta), hasilnya akan didedikasikan secara eksklusif untuk TOKYO Resilience Project: program komprehensif yang dirancang untuk memperkuat infrastruktur dan sistem perkotaan Tokyo terhadap bencana yang didorong oleh iklim seperti banjir, gelombang badai, topan, dan risiko seismik. Proyek-proyek yang memenuhi syarat termasuk pekerjaan pengendalian banjir di sungai-sungai kecil dan menengah, peningkatan infrastruktur perlindungan pesisir di sekitar Teluk Tokyo dan pulau-pulau terpencil, tiang listrik bawah tanah untuk mengurangi risiko bencana, dan renovasi fasilitas pelabuhan di komunitas pulau yang rentan.
Menurut TMG, kerangka kerja obligasi dirancang untuk menarik modal domestik dan internasional, memanfaatkan sertifikasi eksternal dan struktur tata kelola yang kuat untuk memberikan kepercayaan investor pada kredensial ketahanan iklimnya. Pengenalan Taksonomi Ketahanan CBI berarti bahwa investasi berorientasi adaptasi, yang dulunya merupakan ceruk, sekarang memiliki standar yang diakui secara global, yang berpotensi membuka modal kelembagaan untuk infrastruktur ketahanan.
Bagi investor dan pasar yang lebih luas, langkah Tokyo menandakan babak baru: menerbitkan utang di mana penggunaan hasil tidak terkait dengan pengurangan emisi, tetapi untuk meningkatkan ketahanan perkotaan dan melindungi manusia, infrastruktur, dan ekosistem dari risiko iklim. Dengan menjadi kota pertama yang mengadopsi model ini, Tokyo memposisikan dirinya sebagai pemimpin di bidang keuangan ketahanan yang sedang berkembang dan dapat berfungsi sebagai templat bagi kota-kota di seluruh dunia.
Singkatnya, TOKYO Resilience Bond mewakili lebih dari sekadar instrumen keuangan baru: ini menandai evolusi keuangan berkelanjutan dari mitigasi ke aksi iklim spektrum penuh. Seiring dengan meningkatnya dampak perubahan iklim secara global, penerbitan ini dapat mengkatalisasi pergeseran menuju arus modal terkait ketahanan dan definisi yang lebih luas tentang apa yang dapat diikuti oleh keuangan 'hijau' atau 'berkelanjutan'.
Sumber:
https://esgnews.com/tokyo-to-issue-worlds-first-certified-climate-resilience-bond/
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+(65) 6223 8888
Carrer de la Tapineria, 10
Ciutat Vella, 08002, Barcelona, Spain
+34 612 22 79 06
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377