Australia Mengesahkan RUU Pelaporan Iklim yang Bersejarah, Memperkuat ESG dan Strategi Netral Karbon 

Australia Mengesahkan RUU Pelaporan Iklim yang Bersejarah, Memperkuat ESG dan Strategi Netral Karbon 

by  
AnhNguyen  
- 11 September 2024

Dewan Perwakilan Rakyat Australia telah mengesahkan RUU Amandemen Hukum Perbendaharaan, yang memperkenalkan persyaratan pelaporan wajib terkait iklim bagi perusahaan besar dan menengah. Hal ini menandai langkah signifikan dalam menyelaraskan lanskap perusahaan Australia dengan standar ESG global dan memajukan strategi netral karbonnya. Aturan baru tersebut, yang akan mulai berlaku paling cepat pada tahun 2025 bagi perusahaan-perusahaan terbesar, mewajibkan pengungkapan risiko, peluang, dan emisi gas rumah kaca terkait iklim di seluruh rantai nilai. 

Peraturan perundang-undangan tersebut mengikuti kerangka kerja yang ditetapkan oleh International Sustainability Standards Board (ISSB) dan berfokus pada transparansi bagi perusahaan publik dan perusahaan besar dengan lebih dari 500 karyawan atau pendapatan $500 juta. Perusahaan menengah akan mulai melapor pada tahun 2026, diikuti oleh perusahaan kecil pada tahun 2027. Pengungkapan wajib ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih jelas kepada investor tentang risiko iklim, membantu mengintegrasikan faktor ESG ke dalam keputusan investasi. 

Australia juga telah membentuk Otoritas Ekonomi Nol Bersih yang baru, yang bertanggung jawab untuk mengarahkan transisi ekonomi negara tersebut menuju nol bersih pada tahun 2050. Otoritas tersebut akan mendukung pelatihan ulang pekerja di sektor-sektor yang menghasilkan emisi tinggi dan membantu menarik investasi energi bersih. Pendekatan ganda ini—yang menggabungkan pelaporan wajib dengan transformasi ekonomi—merupakan bagian penting dari komitmen Australia untuk mengurangi emisi sebesar 43% pada tahun 2030, dibandingkan dengan tingkat tahun 2005. 

Dengan undang-undang pengungkapan iklim yang baru ini, Australia memberikan contoh yang kuat di kawasan Asia-Pasifik, yang menandakan pentingnya kebijakan yang didorong oleh ESG dalam mencapai masa depan yang berkelanjutan. Undang-undang tersebut juga memungkinkan pelaporan emisi Cakupan 3 secara bertahap, yang memberi perusahaan waktu tambahan untuk mengungkapkan emisi rantai nilai, yang mendukung strategi netral karbon yang komprehensif. 

 

Sumber: 

https://www.esgtoday.com/australia-passes-law-to-begin-mandatory-climate-reporting-in-2025/ 

https://www.klgates.com/ESGAustralia-Mandatory-Climate-Related-Financial-Disclosures-Legislation-Passes-Parliament-9-11-2024#:~:text=On%2022%20August%202024%2C%20the,commencing%20after%201%20January%202025. 

https://www.allens.com.au/insights-news/insights/2024/09/mandatory-climate-related-financial-reporting-legislation/ 

https://www.bdo.com.au/en-au/insights/esg-sustainability/mandatory-climate-reporting-in-australia-starts-on-1-january-2025 

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022