Ford dan Suzuki akan Mendapatkan Insentif di bawah Skema Bahan Bakar Bersih senilai USD3,5 milyar di India

Ford dan Suzuki akan Mendapatkan Insentif di bawah Skema Bahan Bakar Bersih senilai USD3,5 milyar di India

by  
Seneca ESG  
- 16 Februari 2022

Pemerintah India mengumumkan pada tanggal 11 Februari bahwa 20 perusahaan di antara 115 pelamar telah memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif di bawah Skema Insentif Terkait Produksi (Production Linked Incentive/PLI) senilai USD3,5 milyar untuk mendorong kendaraan berbahan bakar bersih dan komponennya, seperti yang dilaporkan oleh Reuters pada hari yang sama. Ke-20 perusahaan tersebut termasuk Ford Motor [F:US], Suzuki Motor [7269:JP], Hyundai Motor [005380:KS], dan produsen mobil asal India, Tata Motors [TTMT:IN]. Menurut Kementerian Industri Berat, skema PLI telah menerima proposal investasi sebesar USD5,97 milyar dari 20 pemohon yang telah disetujui. Daftar akhir perusahaan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif akan dirilis kemudian.

Kabinet federal India tahun lalu menyetujui rencana PLI senilai USD8 miliar untuk seluruh industri kendaraan untuk meningkatkan penjualan dan ekspor domestik, kemudian merevisi rencana tersebut dengan memfokuskan insentif pada kendaraan bertenaga bahan bakar listrik dan hidrogen dengan jumlah bonus yang telah direvisi sebesar USD3,5 miliar. Produsen mobil dan produsen komponen yang memenuhi syarat untuk skema ini dapat menikmati insentif mulai dari 8% hingga 18% dari nilai penjualan mereka. Rencana yang telah diubah ini akan berkoordinasi dengan dua rencana insentif lainnya yang mendorong pengembangan teknologi dalam sel bahan bakar dan mobil listrik, yaitu Advanced Chemistry Cell (ACC) senilai USD2,39 milyar, dan Faster Adaption of Manufacturing of Electric Vehicles (FAME) senilai USD1,32 milyar. India berharap dapat memanfaatkan skema-skema ini untuk menarik investasi dalam rantai nilai manufaktur mobil, mendorong mobil berbahan bakar bersih untuk mengurangi tagihan impor minyak, dan memenuhi komitmennya untuk memangkas intensitas karbon dari ekonomi negara ini sebesar 45% sebelum tahun 2030.

Sumber:

https://www.reuters.com/business/sustainable-business/ford-suzuki-get-incentives-under-indias-35-bln-scheme-clean-fuel-vehicles-2022-02-11/

https://www.thehindu.com/business/20-auto-firms-get-approval-under-pli-scheme/article38414188.ece

https://www.reuters.com/world/india/india-revamps-incentives-autos-boost-evs-hydrogen-fuel-cells-sources-2021-09-03/

https://www.livemint.com/industry/energy/indias-cop26-commitments-to-help-with-new-green-technologies-icra-11641385538944.html

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022