Regulator Jerman Mencari Pemotongan Pelaporan Keberlanjutan UE

Regulator Jerman Mencari Pemotongan Pelaporan Keberlanjutan UE

OLEH  
AnhNguyen  
- 7 Februari 2025

Uni Eropa sedang mempertimbangkan reformasi peraturan keberlanjutannya di bawah Kesepakatan Hijau, yang bertujuan untuk mengurangi beban pelaporan pada bisnis. Paket Penyederhanaan Omnibus yang diusulkan menargetkan pengurangan 25% dalam persyaratan pelaporan untuk semua bisnis dan pemotongan 45% untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Inisiatif ini akan berfokus pada Taksonomi UE, Corporate Sustainability Reporting Directive (CSRD), dan Corporate Sustainability Due Diligence Directive (CSDDD), yang berpotensi membentuk kembali masa depan ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) dan pelaporan keberlanjutan di seluruh Eropa. 

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap Perjanjian Paris, UE memperkenalkan serangkaian tindakan untuk mengatasi perubahan iklim, termasuk Taksonomi UE 2020 untuk Kegiatan Berkelanjutan, yang mengklasifikasikan kegiatan yang dianggap ramah lingkungan. CSRD, yang efektif pada tahun 2025, akan mengharuskan perusahaan besar untuk melaporkan emisi GRK dan faktor ESG lainnya, dengan perusahaan kecil dan sektor emisi tinggi menghadapi persyaratan pelaporan tambahan. Sementara itu, CSDDD, yang diadopsi pada tahun 2024, meminta pertanggungjawaban perusahaan atas kepatuhan ESG rantai pasokan mereka. 

Menanggapi peraturan ini, Komite Standar Akuntansi Jerman (ASCG) mengusulkan empat amandemen utama untuk meringankan beban pelaporan. Ini termasuk persyaratan pelaporan bertahap untuk perusahaan berkapitalisasi menengah, penerapan sukarela standar VSME untuk perusahaan yang lebih kecil, dan penangguhan jadwal untuk standar khusus sektor. Rekomendasi ini sejalan dengan rencana UE untuk menyederhanakan kerangka peraturan, mengurangi kompleksitas birokrasi sekaligus memastikan bahwa perusahaan tetap berkomitmen terhadap strategi keberlanjutan dan netral karbon. 

Draf akhir Paket Penyederhanaan Omnibus diharapkan pada 26 Februari, dengan lobi ekstensif dari pemerintah, bisnis, dan pendukung iklim yang membentuk arah akhir. Tujuannya adalah untuk mencapai keseimbangan antara tujuan ESG dan efisiensi ekonomi, memastikan bisnis dapat memenuhi target netral karbon sekaligus meminimalkan beban peraturan. 

Sumber: 

https://www.forbes.com/sites/jonmcgowan/2025/01/31/german-financial-regulator-calls-for-reduction-of-eu-sustainability-reporting/ 

https://www.esgtoday.com/germany-pushes-to-delay-csrd-sustainability-reporting-requirements-for-smaller-businesses/#:~:text=The%20government%20of%20Germany%20is,2%20years%2C%20and%20eliminating%20sector%2D 

https://www.cleanenergywire.org/news/uncertainty-abounds-over-german-governments-backtracking-eus-sustainability-reporting-rules 

https://www.responsible-investor.com/esg-round-up-german-ministers-call-for-significant-reduction-of-csrd-requirements/

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+(65) 6223 8888

Kantor Barcelona

Carrer de la Tapineria, 10

Ciutat Vella, 08002, Barcelona, Spain

+34 612 22 79 06

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377