Strategi Netral Karbon Jerman Menghadapi Tantangan dan Inovasi dalam Tenaga Hidrogen dan Gas 

Strategi Netral Karbon Jerman Menghadapi Tantangan dan Inovasi dalam Tenaga Hidrogen dan Gas 

by  
AnhNguyen  
- 9 Juli 2024

Jerman sedang meningkatkan upaya untuk memenuhi strategi netral karbonnya yang ambisius, yang bertujuan untuk mencapai 80% energi terbarukan pada tahun 2030 dan netralitas karbon penuh pada tahun 2045. Untuk mencapai hal ini, Jerman berencana untuk melelang 10 GW fasilitas bertenaga gas baru yang pada akhirnya akan menggunakan hidrogen, meretrofit 2 GW pembangkit listrik tenaga gas yang sudah ada, dan mengembangkan pembangkit listrik bertenaga hidrogen eksperimental sebesar 0,5 GW. Terlepas dari langkah-langkah ini, hal ini hanya akan mencakup setengah dari 25 GW kapasitas tenaga gas yang diusulkan sebelumnya pada tahun 2023 oleh Menteri Ekonomi Robert Habeck untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga batu bara. 

Lukas Feldhaus dari Thema Consulting Group menekankan pentingnya kapasitas ini untuk kebutuhan energi masa depan Jerman. Para ahli memperingatkan bahwa tanpa infrastruktur siap hidrogen yang memadai, Jerman mungkin akan kehilangan target dekarbonisasi. 

Menurut Konstantin Lenz, analis senior di Volue, jika kapasitas siap hidrogen tidak mencukupi, pembangkit listrik tenaga batu bara mungkin akan tetap beroperasi hingga tahun 2034-2035. Analisis Volue menunjukkan bahwa tambahan kapasitas listrik sebesar 14 GW akan diperlukan pada tahun 2030, yang membutuhkan investasi dalam penyimpanan daya dan solusi permintaan yang fleksibel, termasuk sistem penyimpanan di rumah untuk mendukung jaringan listrik selama musim dingin. 

Namun, skenario ini bertentangan dengan tujuan pemerintah untuk menghentikan penggunaan batu bara secara bertahap pada tahun 2030. Lenz juga menunjukkan bahwa perkembangan teknologi penyimpanan dan smart metering berjalan lambat, sehingga mempersulit realisasi rencana ini. Model bisnis yang layak sangat penting untuk mendorong adopsi penyimpanan di rumah, tambahnya. 

Kelompok lobi industri Zukunft Gas memperkirakan bahwa 15 GW pembangkit listrik baru dibutuhkan, bergantung pada impor energi yang substansial dan solusi penyimpanan yang canggih. Direktur pelaksana Timm Kehler memperingatkan bahwa tanpa langkah-langkah ini, Jerman akan kesulitan untuk mencapai target iklimnya, sehingga mengharuskan penggunaan batu bara secara terus menerus. 

Meskipun ada ketidakpastian, investasi segera diperlukan untuk memenuhi target kapasitas listrik tahun 2030, dan perusahaan-perusahaan listrik sudah mempersiapkan transisi ini. Namun, Tobias Federico, seorang analis energi dari Montel Analytics, menyoroti keraguan di antara para pengembang karena kerugian finansial di masa lalu selama krisis gas Rusia. Dampak yang masih ada dari pembatasan harga tahun 2023 mengurangi antusiasme investor untuk proyek-proyek baru. 

 

Sumber: 

https://montelnews.com/news/a3e166fd-f31d-4215-97cf-e4389184bc4e/german-power-plant-plan-may-prolong-coal-reliance-experts 

https://montelnews.com/news/50ff7851-fecb-4114-94fb-b66956ce00f3/german-lobby-denies-power-plant-delay-may-prolong-coal 

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022