India Meminta Perusahaan Listrik Negara untuk Tetap Menjalankan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara Hingga 2030

India Meminta Perusahaan Listrik Negara untuk Tetap Menjalankan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara Hingga 2030

by  
Seneca ESG  
- 2 Februari 2023

India telah meminta perusahaan-perusahaan listrik untuk tidak menghentikan pembangkit-pembangkit listrik tenaga batu bara sampai tahun 2030 karena lonjakan permintaan listrik, seperti yang dilaporkan oleh Reuters pada tanggal 30 Januari. Pada tanggal 20 Januari, Central Electricity Authority (CEA) mengeluarkan sebuah pemberitahuan kepada para pejabat di kementerian listrik federal, menyarankan agar semua perusahaan listrik tidak menghentikan unit-unit pembangkit listrik tenaga panas sampai tahun 2030 dan memastikan ketersediaan unit-unit tersebut melalui kegiatan-kegiatan renovasi dan modernisasi apabila diperlukan. Perintah administratif terbaru ini bertentangan dengan komitmen India sebelumnya untuk secara bertahap mengurangi penggunaan batu bara.

Pada pertemuan COP26 di bulan November 2021, India menyetujui pernyataan akhir yang berkomitmen untuk menghentikan penggunaan tenaga batu bara secara bertahap. Satu tahun kemudian, pada COP27, India berusaha untuk memperluas perjanjian tersebut dengan mengusulkan penghapusan semua bahan bakar fosil secara bertahap, tidak hanya batu bara. Perubahan yang diusulkan tersebut dapat dilihat sebagai taktik India untuk mengalihkan perhatian dari inisiatifnya sendiri dalam mengurangi penggunaan batu bara, mengingat perannya sebagai konsumen, produsen, dan pengimpor batu bara terbesar kedua di dunia. Pada bulan Mei 2022, India mengumumkan rencana untuk mengurangi pembangkit listrik tenaga batu bara dari 81 pembangkit listrik selama 4 tahun ke depan. Namun, karena lonjakan permintaan listrik, India belum berjanji untuk menutup salah satu dari 179 pembangkit listrik tenaga batu baranya atau menetapkan jadwal resmi untuk mengurangi penggunaan batu bara secara bertahap. Pada tanggal 18 Januari, India mencatat puncak permintaan listrik sebesar 210.6 GW, 1.7% lebih tinggi dari puncak sebelumnya yang disebabkan oleh gelombang panas yang hebat pada bulan April lalu yang mengakibatkan krisis listrik terburuk di India dalam 6.5 tahun terakhir.

https://www.reuters.com/business/energy/india-asks-utilities-not-retire-coal-fired-power-plants-till-2030-notice-2023-01-30/

https://www.reuters.com/business/cop/india-proposes-new-wording-phasing-coal-down-not-out-2021-11-13/

https://www.spglobal.com/commodityinsights/en/market-insights/latest-news/energy-transition/111422-cop27-india-calls-for-phase-down-of-all-fossil-fuels-not-just-coal

https://www.reuters.com/business/cop/india-seeks-cop27-deal-phase-down-all-fossil-fuels-sources-2022-11-12/

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022