India akan Melarang Ekspor Kredit Karbon Hingga Target Iklim Terpenuhi

India akan Melarang Ekspor Kredit Karbon Hingga Target Iklim Terpenuhi

by  
Seneca ESG  
- 10 Agustus 2022

India akan melarang perusahaan mengekspor kredit karbon, sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg pada tanggal 8 Agustus. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Energi dan Energi Terbarukan India Raj Kumar Singh. Pada hari yang sama, majelis rendah parlemen India, Lok Sabha, menyetujui RUU Konservasi Energi (Amandemen) untuk mempromosikan penggunaan bahan bakar nonfosil dan mengusulkan pasar perdagangan karbon domestik untuk pertama kalinya. Mengutip Singh, kredit karbon harus dihasilkan oleh perusahaan domestik dan dibeli oleh perusahaan domestik. Menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, larangan ekspor kredit karbon mungkin akan dicabut ketika India memenuhi target iklimnya.

India menjadi negara keempat yang mengumumkan atau merencanakan pelarangan ekspor kredit karbon dalam beberapa bulan terakhir, setelah Papua Nugini, Indonesia, dan Uruguay. Negara-negara ini khawatir bahwa, jika terlalu banyak kredit karbon yang diproduksi di dalam negeri dijual ke luar negeri, mereka mungkin tidak memiliki cukup kredit karbon untuk memenuhi Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (NDC), kewajiban dekarbonisasi berdasarkan Perjanjian Paris. Saat ini, di bawah Skema Perform, Achieve, and Trade (PAT) India, entitas-entitas yang boros energi dari sektor-sektor industri diberi target pengurangan energi tertentu. Entitas-entitas ini diharuskan untuk mencapai target-target ini sehingga mereka dapat memperoleh Sertifikat Penghematan Energi (ESCerts). Selain itu, entitas yang memenuhi syarat dapat menerima Sertifikat Energi Terbarukan (REC) dengan menghasilkan listrik berdasarkan sumber-sumber energi terbarukan. Menurut Singh, baik ESCerts maupun REC akan digabungkan dalam pasar karbon yang akan datang.

Sumber:

https://www.bloomberg.com/news/articles/2022-08-08/india-to-stop-carbon-credit-exports-until-climate-goals-are-met#xj4y7vzkg

https://www.business-standard.com/article/current-affairs/lok-sabha-passes-bill-to-promote-use-of-ethanol-green-hydrogen-biomass-122080801407_1.html

https://www.businesstimes.com.sg/energy-commodities/india-to-stop-carbon-credit-exports-until-climate-goals-are-met

https://www.recregistryindia.nic.in/index.php/publics/faqs

https://www.orfonline.org/expert-speak/pricing-carbon-trade-offs-opportunities-india/psjy

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022