Jepang dan ASEAN Memajukan ESG melalui Perdagangan Karbon Regional

Jepang dan ASEAN Memajukan ESG melalui Perdagangan Karbon Regional

by  
AnhNguyen  
- 12 Desember 2024

Kolaborasi antara Jepang dan negara-negara ASEAN memajukan perdagangan karbon sebagai inisiatif ESG utama dan strategi netral karbon untuk memerangi perubahan iklim. Dengan negara-negara ASEAN seperti Indonesia, Malaysia, dan Vietnam yang memajukan inisiatif pasar karbon, kawasan ini memiliki potensi besar untuk menghasilkan kredit karbon, yang dapat menyediakan $10 miliar dalam kegiatan ekonomi tahunan pada tahun 2030. 

Kerangka kerja perdagangan karbon regional, termasuk Mekanisme Kredit Bersama (JCM) Jepang, bertujuan untuk menyelaraskan berbagai upaya. JCM memungkinkan Jepang untuk mendukung proyek-proyek pengurangan emisi di ASEAN, menghasilkan kredit untuk target-target nasionalnya. Tujuh negara ASEAN, termasuk Kamboja, Thailand, dan Filipina, telah bergabung dengan JCM, yang membuka jalan bagi pasar karbon regional yang terpadu. 

Namun, tantangan tetap ada. ASEAN menghadapi mekanisme pasar karbon yang baru, regulasi yang terfragmentasi, dan kesenjangan dalam sistem pemantauan, pelaporan, dan verifikasi (MRV). Negara-negara seperti Kamboja, Republik Demokratik Rakyat Laos, dan Myanmar tidak memiliki kebijakan penetapan harga karbon, sementara negara-negara lain bergulat dengan rendahnya partisipasi pasar dan skeptisisme publik. Di Jepang, sifat sukarela dari skema perdagangan karbonnya membatasi dampaknya, meskipun upaya untuk memperkuat kerangka kerja wajib sedang dilakukan. 

Untuk mengatasi masalah ini, kerangka regulasi yang kuat dengan pengawasan ketat sangat penting untuk memastikan pengurangan emisi yang kredibel. Penyelarasan standar regional dan protokol MRV sangat penting untuk transaksi lintas batas. Pelajaran dari Indonesia, yang mengamanatkan perdagangan karbon untuk pembangkit listrik tenaga batu bara, menyoroti pentingnya pendekatan khusus sektor. 

Sementara perdagangan karbon melengkapi pengurangan emisi, kerangka kerja yang adil sangat penting untuk menghindari pengalihan beban lingkungan atau memperburuk kesenjangan. Mengintegrasikan perdagangan karbon dengan strategi iklim nasional, termasuk Strategi Netralitas Karbon ASEAN, memastikan transisi yang seimbang. 

Saat Jepang dan ASEAN memperdalam kolaborasi, upaya mereka meletakkan dasar bagi pasar karbon berkelanjutan yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan tujuan lingkungan, mendorong kepemimpinan ESG dan masa depan netral karbon di kawasan tersebut. 

 

Sumber:  

https://fulcrum.sg/aseanfocus/making-carbon-trading-work-exploring-collaboration-between-japan-and-asean-countries/ 

https://www.asean.or.jp/en/event-report/20240413/ 

https://aseanenergy.org/post/toward-aseans-carbon-neutral-future-how-interoperable-carbon-markets-will-make-a-difference/ 

https://www.kwm.com/global/en/insights/latest-thinking/how-regional-collaboration-could-lift-carbon-trading-in-southeast-asia.html 

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022