Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com-->
Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (MAFF) Jepang, bekerja sama dengan International Rice Research Institute (IRRI) dan para kolaborator lainnya, telah memulai sebuah proyek ambisius untuk mentransformasi sistem penanaman padi di negara-negara ASEAN. Pada tanggal 24 Juni 2024, para pemangku kepentingan berkumpul di Kantor Pusat IRRI di Los Baños, Laguna, untuk memulai inisiatif "Pengembangan Sistem Tanam Padi Menuju Netralitas Karbon dan Ketahanan Pangan di Negara-Negara ASEAN". Proyek lima tahun ini berfokus pada pengintegrasian praktik pertanian berkelanjutan dengan strategi netral karbon, dimulai dari Filipina dan Vietnam.
Beras adalah tanaman yang sangat penting, menyediakan lebih dari 20% asupan kalori global. Namun, tanaman ini juga merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca (GRK) yang signifikan, dengan metana dari lahan sawah yang menyumbang sekitar 11% emisi pertanian global. Proyek ini, yang merupakan bagian dari Program Regional Inovasi ASEAN-CGIAR untuk Pangan, bertujuan untuk mengurangi emisi ini dan mempromosikan pertanian sirkular, yang bertujuan untuk mencapai netralitas iklim dalam produksi beras.
Dr. Joanna Kane-Potaka, Wakil Direktur Jenderal untuk Kemitraan dan Dampak di IRRI, menekankan pentingnya kolaborasi ini. Ia menggambarkannya sebagai tonggak sejarah transformatif bagi pertanian ASEAN, yang bertujuan untuk mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam pertanian padi dan mengurangi dampak lingkungan dari sektor pertanian.
Jepang, negara Asia pertama yang berkontribusi dalam program ini, berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan sistem pertanian-pangan ASEAN terhadap perubahan iklim sekaligus memastikan ketahanan pangan. Wakil Direktur Jenderal MAFF, Teruya Sakaida, menyatakan keyakinannya akan kemampuan IRRI untuk melaksanakan dan memperluas sistem penanaman padi rendah karbon dengan sukses.
Proyek ini akan berfokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca, pengembangan praktik-praktik pengelolaan tanaman rendah karbon, dan memastikan ketahanan pangan jangka panjang. Strategi implementasi meliputi pengembangan dan pengujian bersama praktik pertanian rendah karbon terintegrasi, mengidentifikasi area intervensi di lingkungan penanaman padi, dan membangun kemitraan dengan pemangku kepentingan sektor publik dan swasta.
Jongsoo Shin, Direktur Regional IRRI untuk Asia, menekankan peran penting proyek ini dalam memerangi perubahan iklim sekaligus memastikan ketahanan pangan. Dengan mengintegrasikan praktik-praktik rendah karbon yang inovatif ke dalam pertanian padi, inisiatif ini bertujuan untuk secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan keberlanjutan pertanian, membuka jalan bagi masa depan yang tangguh dan berkelanjutan untuk produksi beras di kawasan ASEAN.
Sumber:
https://ricenewstoday.com/japan-and-irri-launch-rice-carbon-neutrality-project-in-the-asean-region/
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+65 6223 8888
Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA
(+31) 6 4817 3634
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000
(+84) 936 075 490
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377
1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022