Jepang Akan Menyetujui Instalasi Angin Lepas Pantai di Zona Ekonomi Eksklusifnya

Jepang Akan Menyetujui Instalasi Angin Lepas Pantai di Zona Ekonomi Eksklusifnya

by  
Jordy Leo  
- 13 Maret 2024

Pemerintah Jepang telah mengadopsi sebuah rancangan amandemen terhadap undang-undang yang ada untuk mengizinkan pembangunan ladang angin lepas pantai di luar perairan teritorialnya di zona ekonomi eksklusif (ZEE), seperti yang dilaporkan oleh Reuters pada tanggal 12 Maret. Perubahan yang diusulkan ini akan membuka area yang lebih luas hingga 10 kali lipat untuk proyek-proyek pembangkit listrik tenaga angin. Luas perairan teritorial Jepang mencapai 430.000 kilometer persegi, namun luas perairan teritorial dan ZEE secara keseluruhan mencapai sekitar 4,47 juta kilometer persegi. Menteri Perindustrian Ken Saito mengatakan bahwa undang-undang yang akan datang akan memungkinkan penyebaran proyek-proyek yang stabil dan berskala besar di wilayah laut, sehingga mempercepat perluasan angin lepas pantai Jepang. Meskipun amandemen tersebut dijadwalkan akan disahkan pada akhir Juni, pembangkit listrik tenaga angin pertama di ZEE membutuhkan waktu sekitar sepuluh tahun untuk mulai beroperasi.

Undang-undang baru ini membuka jalan bagi target energi terbarukan Jepang untuk menambah 10 gigawatt (GW) angin lepas pantai pada tahun 2030 dan 30 hingga 45 GW pada tahun 2040, sebuah lompatan besar dari instalasi listrik tenaga angin lepas pantai saat ini yang hanya sebesar kurang dari 0,5GW. Secara khusus, hal ini dapat menurunkan biaya instalasi untuk teknologi angin lepas pantai terapung yang sedang berkembang, yang membutuhkan lokasi yang lebih besar untuk merealisasikan efek skalanya. Selain itu, membuka area baru di dasar laut dapat menghindari persaingan dengan kasus penggunaan manusia lainnya, seperti pertahanan, perikanan, dan konservasi. Proyek-proyek angin lepas pantai yang ada di Jepang sebagian besar merupakan turbin tetap di perairan dangkal. Area instalasi tambahan di laut yang lebih dalam di ZEE, di mana turbin tetap menjadi tidak ekonomis dan angin terapung lebih disukai, dapat mendukung kapasitas pembangkit listrik beberapa gigawatt.

Sumber:

https://www.reuters.com/sustainability/climate-energy/japan-expand-offshore-wind-development-into-exclusive-economic-zone-2024-03-12/

https://asia.nikkei.com/Business/Energy/Japan-eyes-expanding-offshore-wind-beyond-territorial-waters-to-EEZ

https://guidetofloatingoffshorewind.com/fixed-versus-floating-offshore-wind/

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022