Jepang akan Memberikan Subsidi USD20 miliar untuk Produsen Hidrogen Hijau dan Biru

Jepang akan Memberikan Subsidi USD20 miliar untuk Produsen Hidrogen Hijau dan Biru

by  
Jordy Leo  
- 31 Januari 2024

Jepang berencana untuk menginvestasikan JPY3 triliun (USD20,3 miliar) selama 15 tahun ke depan untuk mensubsidi produksi hidrogen yang lebih bersih, yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan dengan sektor swasta dalam mengembangkan rantai pasokan domestik untuk hidrogen, seperti yang dilaporkan oleh Nikkei Asia pada tanggal 30 Januari. Pemerintah Jepang akan memberikan subsidi selisih biaya untuk perusahaan yang memproduksi hidrogen yang lebih bersih, yaitu hidrogen "hijau" atau "biru". Jepang bermaksud untuk menetapkan batas atas 3,4 kg emisi karbon dioksida (CO2) selama produksi per 1 kg hidrogen untuk bisnis yang ingin memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi. Subsidi besar ini akan dibiayai oleh obligasi negara transisi Transformasi Hijau (GX) Tokyo, dengan penerima yang diantisipasi termasuk produsen hidrogen domestik dan bisnis yang mengimpor hidrogen. Penerima subsidi diharuskan untuk memulai pasokan hidrogen pada tahun fiskal 2030 dan berlangsung selama sepuluh tahun.

Pembuatan hidrogen hijau melibatkan pemanfaatan energi terbarukan yang sangat besar, sementara produksi hidrogen biru juga membutuhkan prosedur penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) yang mahal, yang mengarah ke biaya produksi yang jauh lebih tinggi untuk keduanya dibandingkan dengan hidrogen abu-abu yang diproduksi menggunakan bahan bakar fosil. Rencana subsidi Jepang mengikuti langkah-langkah insentif serupa yang diterapkan di Uni Eropa dan Amerika Serikat. Di Uni Eropa, produsen hidrogen terbarukan dapat menikmati premi tetap per kilogram hidrogen melalui program lelang Bank Hidrogen Uni Eropa. Demikian pula, rekan-rekan mereka di AS mendapat manfaat dari kredit pajak yang menguntungkan yang ditawarkan oleh Inflation Reduction Act (IRA). Rencana subsidi Jepang sejalan dengan tujuan ambisiusnya untuk meningkatkan pasokan hidrogen domestik sebesar 50% dari tingkat saat ini menjadi 3 juta ton per tahun pada tahun 2030, sebelum mencapai 20 juta ton per tahun pada tahun 2050.

Skekuatan:

https://asia.nikkei.com/Business/Energy/Japan-to-spur-clean-hydrogen-production-with-20bn-in-subsidies#:~:text=TOKYO%20%20Japan%20plans%20to,chain%20for%20the%20energy%20source

https://www.bloomberg.com/news/articles/2024-01-30/japan-may-open-20-billion-hydrogen-plan-applications-in-summer?srnd=premium-asia

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022