Shell Membeli Perusahaan Daur Ulang Limbah Minyak Berbasis di Asia untuk Meningkatkan Produk Bahan Bakar Nabati

Shell Membeli Perusahaan Daur Ulang Limbah Minyak Berbasis di Asia untuk Meningkatkan Produk Bahan Bakar Nabati

by  
Seneca ESG  
- 3 November 2022

Shell Eastern Petroleum, sebuah unit perusahaan minyak raksasa Shell [SHEL:US], mengakuisisi perusahaan daur ulang limbah minyak yang berbasis di Asia, EcoOils, untuk meningkatkan produksi bahan bakar nabati (biofuel), seperti dilaporkan oleh Reuters pada 2 November. EcoOils menggunakan teknologi daur ulang untuk mengurangi limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan setiap tahunnya memproduksi 65.000 ton minyak bekas pemutihan bumi (SBE), bahan baku biofuel yang diakui secara internasional dan dapat digunakan untuk memproduksi bahan bakar rendah karbon yang berkelanjutan. Kesepakatan ini akan mencakup 100% dari anak perusahaan EcoOil di Malaysia dan 90% dari anak perusahaannya di Indonesia. Menurut Sinead Lynch, wakil presiden senior untuk bahan bakar rendah karbon di Shell, akuisisi ini memberikan pasokan bahan baku yang diakui dan canggih untuk fasilitas bahan bakar nabati Shell. 

Kesepakatan ini merupakan bagian dari rencana transformasi Shell dari produsen bahan bakar fosil menjadi penyedia solusi energi rendah karbon, karena perusahaan ingin mengurangi intensitas karbon dari produk energinya sebesar 45% pada tahun 2035 dan 100% pada tahun 2050. Shell berupaya memperluas kapasitas produksinya dalam bahan bakar rendah karbon, yang telah melihat peningkatan permintaan dari sektor-sektor yang sulit didekarbonisasi seperti industri penerbangan. Pada bulan Februari, Shell menjadi perusahaan pertama yang memasok bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF) di Singapura. Terbuat dari produk limbah dan bahan baku yang berkelanjutan, SAF dapat mengurangi emisi siklus hidup hingga 80% dibandingkan dengan bahan bakar jet tradisional. Perusahaan telah menetapkan target untuk memproduksi 2 juta ton SAF per tahun secara global pada tahun 2025 dan memproyeksikan bahwa SAF akan menyumbang setidaknya 10% dari penjualan bahan bakar penerbangan globalnya pada tahun 2030. 

Sumber:

https://www.reuters.com/business/energy/shell-buys-asia-based-waste-oil-recycler-boost-biofuels-output-2022-11-01/

https://www.businesstoday.com.my/2022/11/01/shell-to-acquire-ecooils-to-drive-low-carbon-fuel-ambition-further/

https://www.spglobal.com/commodityinsights/en/market-insights/latest-news/energy-transition/021722-shell-becomes-first-to-supply-sustainable-aviation-fuel-in-singapore

https://www.shell.com/business-customers/aviation/news-and-media-releases/news-and-media-2022/shell-first-to-supply-sustainable-aviation-fuel-to-customers-in-singapore.html

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022