Mundurnya Perusahaan dari Target Keberlanjutan: Tren yang Memprihatinkan 

Mundurnya Perusahaan dari Target Keberlanjutan: Tren yang Memprihatinkan 

by  
AnhNguyen  
- 22 Agustus 2024

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah besar perusahaan telah membalikkan atau mengurangi komitmen keberlanjutan mereka, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan ESG dan strategi keberlanjutan di dunia korporat. Misalnya, pada bulan Juni 2024, Tractor Supply Co, pemain utama dalam sektor pertanian dan perawatan hewan peliharaan, mengumumkan penghapusan semua peran yang berfokus pada keragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) serta menarik tujuan emisi karbonnya. Demikian pula, perusahaan-perusahaan minyak dan gas terbesar di Kanada menghapus target dekarbonisasi dari situs web mereka, yang menandakan mundurnya mereka dari janji keberlanjutan sebelumnya. 

Tren ini tidak terisolasi. Perusahaan-perusahaan besar lainnya seperti Nike, bp, dan Shell juga telah membatalkan komitmen keberlanjutan mereka. Nike memberhentikan beberapa manajer keberlanjutan, sementara bp dan Shell mengurangi target emisi karbon mereka sebagai tanggapan atas kenaikan harga minyak. Bahkan raksasa teknologi seperti Microsoft, Meta, dan Google telah menarik kembali rencana DEI mereka, dan perusahaan seperti Coca-Cola dan Nestle telah menunda target pengurangan plastik mereka. 

Alasan di balik kemunduran ini beragam, tetapi faktor yang paling menonjol adalah meningkatnya pengaruh kampanye politik anti-LST, yang telah mengurangi antusiasme terhadap upaya keberlanjutan perusahaan. Selain itu, kinerja dana LST yang kurang baik dibandingkan dengan investasi tradisional telah menyebabkan penurunan aliran aset terkait LST, yang semakin membuat perusahaan tidak memprioritaskan inisiatif ini. 

Terlepas dari kemunduran ini, kebutuhan akan strategi ESG dan keberlanjutan yang kuat tetaplah penting. Perusahaan yang mundur dari komitmen ini berisiko tertinggal karena tantangan sosial dan lingkungan terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya pengawasan dan regulasi seputar keberlanjutan, perusahaan perlu menilai kembali strategi mereka untuk menyelaraskannya dengan tujuan jangka panjang dan ekspektasi pemangku kepentingan. 

Dengan mempertahankan komitmen yang kuat terhadap ESG dan keberlanjutan, perusahaan tidak hanya dapat memenuhi tuntutan peraturan, tetapi juga membangun ketahanan dan mengamankan keunggulan kompetitif di pasar yang semakin sadar akan keberlanjutan. 

 

Sumber: 

https://hbr.org/2024/08/companies-are-scaling-back-sustainability-pledges-heres-what-they-should-do-instead 

https://store.hbr.org/product/companies-are-scaling-back-sustainability-pledges-here-s-what-they-should-do-instead/H08BLO 

https://gather.london/insights/unfulfilled-green-ambition-firms-scale-back-impractical-sustainability-targets/ 

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022