Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com-->
Sebuah laporan baru dari Climate Home mengungkap sebuah kontradiksi dalam upaya investasi berkelanjutan di Eropa. Jutaan dolar dari dana "hijau" Uni Eropa diinvestasikan di perusahaan-perusahaan batu bara besar, yang merusak kesepakatan internasional untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga batu bara. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa entitas-entitas Eropa telah menginvestasikan lebih dari €65 juta di perusahaan-perusahaan batu bara di Cina, India, Indonesia, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan. Perusahaan-perusahaan ini bertanggung jawab atas emisi karbon yang melebihi emisi gabungan dari empat negara, yang bertentangan dengan perjanjian PBB tahun 2021 untuk menghentikan penggunaan tenaga batu bara secara bertahap.
Laporan Climate Home juga menemukan bahwa perusahaan-perusahaan batu bara tersebut memperluas operasi mereka, yang secara langsung menentang tujuan investasi berkelanjutan dan menimbulkan keraguan terhadap kredensial lingkungan dari dana "hijau" yang terlibat. Dana-dana ini termasuk dalam Pasal 8 (hijau muda) dan Pasal 9 (hijau tua) Peraturan Pengungkapan Keuangan Berkelanjutan Uni Eropa (SFDR), yang dirancang untuk memandu para investor ke arah pilihan-pilihan yang sadar lingkungan. Namun, laporan ini menunjukkan adanya kasus "greenwashing", yaitu investasi yang bertentangan dengan tujuan keberlanjutan yang diiklankan.
Laporan ini merinci investasi di perusahaan-perusahaan raksasa pertambangan batu bara seperti Coal India dan China Shenhua, serta produsen tenaga listrik batu bara seperti NTPC. Semua perusahaan ini merencanakan ekspansi yang signifikan, menurut Global Coal Exit List, sehingga merusak upaya global untuk mencapai emisi nol-nol dan tetap berada dalam batas pemanasan 1,5°C dalam Perjanjian Paris.
Lembaga-lembaga keuangan seperti Fideuram, AllianceBernstein, dan Mercer memiliki saham di perusahaan-perusahaan batu bara ini. Beberapa dana "pasar negara berkembang" yang mengklaim memprioritaskan pencegahan perubahan iklim juga berinvestasi pada produsen batu bara besar. Komisi Eropa sedang meninjau efektivitas SFDR, mempertimbangkan potensi reformasi untuk mencegah label-label yang menyesatkan seperti "berkelanjutan" atau "selaras dengan Paris" pada dana-dana yang memiliki investasi bahan bakar fosil yang signifikan.
Masa depan kerangka kerja keuangan berkelanjutan Uni Eropa masih belum pasti, namun laporan ini menyoroti tantangan-tantangan dalam memastikan label "hijau" secara akurat mencerminkan praktik-praktik investasi dan menimbulkan pertanyaan mengenai potensi greenwashing di dalam sistem tersebut.
Sumber:
https://www.eiopa.europa.eu/system/files/2023-06/EIOPA%20Progress%20Report%20on%20Greenwashing.pdf
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+65 6223 8888
Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA
(+31) 6 4817 3634
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000
(+84) 936 075 490
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377
1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022