Indonesia akan Meningkatkan Mandatori Pencampuran Biodiesel di Tahun-tahun Mendatang

Indonesia akan Meningkatkan Mandatori Pencampuran Biodiesel di Tahun-tahun Mendatang

by  
Seneca ESG  
- 28 Juni 2023

Indonesia telah mengumumkan rencananya untuk secara bertahap meningkatkan kewajiban pencampuran biodiesel berbasis minyak kelapa sawit dalam beberapa tahun mendatang. Sementara tingkat pencampuran saat ini berada pada 35%, negara ini bertujuan untuk menaikkannya menjadi 40% di masa mendatang, menurut laporan Reuters pada tanggal 26 Juni. Pada bulan Februari, Indonesia memperkenalkan program biodiesel B35, yang menggantikan program B30 sebelumnya dan mensyaratkan pencampuran biodiesel nabati 35% dan solar fosil 65% di sektor transportasi. Tujuan pemerintah adalah untuk memanfaatkan sumber daya dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada minyak mentah impor. Kementerian Energi Indonesia sedang berupaya untuk melaksanakan sepenuhnya mandat B35 pada tanggal 1 Agustus, yang mensyaratkan peningkatan fasilitas pencampuran di wilayah tertentu.

Indonesia adalah produsen dan eksportir minyak kelapa sawit terbesar, minyak nabati yang paling banyak dikonsumsi dan ditemukan di berbagai industri, termasuk makanan dan kosmetik. Pengenalan program B35, bersama dengan rencana untuk B40 dan rencana pencampuran biodiesel yang lebih ambisius dimaksudkan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan mengurangi ketergantungan pada minyak mentah impor yang mahal. Namun, meningkatnya permintaan biofuel menimbulkan kekhawatiran tentang potensi risiko deforestasi yang terkait dengan perluasan perkebunan kelapa sawit. Institute for Essential Services Reform (IESR), sebuah lembaga pemikir kebijakan Indonesia, memperkirakan bahwa pada tahun 2024, Indonesia mungkin perlu mengubah 4 hingga 6 juta hektar lahan tambahan menjadi perkebunan kelapa sawit, selain dari 16 juta hektar yang ada, untuk memenuhi permintaan domestik dan ekspor.

Skekuatan:

https://www.reuters.com/business/energy/indonesia-plans-hike-biodiesel-mandate-next-few-years-2023-06-26/

https://www.bloomberg.com/news/articles/2023-03-30/indonesia-maintains-biodiesel-target-despite-slow-start-to-b35#xj4y7vzkg

https://asia.nikkei.com/Business/Markets/Commodities/Indonesia-shakes-palm-oil-market-again-eyeing-biodiesel-over-exports

https://news.mongabay.com/2023/01/indonesias-biofuel-push-must-go-beyond-palm-oil-to-reduce-risk-experts-say/

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022