Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com-->
Menanggapi meningkatnya permintaan energi, terutama dari pusat data yang digerakkan oleh AI, Departemen Energi AS (DOE) berfokus pada tenaga nuklir sebagai komponen utama dari strategi netral karbon negara tersebut. Dengan tujuan untuk melipatgandakan kapasitas nuklir pada tahun 2050, DOE berencana untuk menambah 200 gigawatt (GW) untuk membantu memenuhi tujuan emisi nol bersih. Michael Goff, penjabat asisten sekretaris Kantor Energi Nuklir DOE, menekankan urgensi perluasan ini, dengan menyatakan, “Kami serius. Kami perlu mulai menerapkannya sekarang.”
Karena pertimbangan ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) mendorong keputusan energi, pelanggan dengan beban besar seperti pusat data dan fasilitas manufaktur mendorong perusahaan utilitas untuk beralih ke energi nuklir. Laporan S&P Global menyoroti pergeseran ini, dengan meningkatnya minat perusahaan utilitas terhadap tenaga nuklir, terutama di antara mereka yang memiliki armada nuklir.
Constellation Energy Corporation, operator tenaga nuklir terbesar di AS, tengah menjajaki kapasitas nuklir baru di lokasi reaktornya untuk memenuhi kebutuhan energi klien pusat datanya yang terus meningkat. Namun, risiko investasi awal yang signifikan tetap menjadi kendala. CEO Duke Energy Corp. Lynn Good telah menyerukan insentif federal untuk mengurangi risiko ini, dengan menekankan perlunya dukungan yang kuat selama fase konstruksi untuk menyeimbangkan manfaat dan risiko bagi konsumen.
Selesainya pembangunan dua reaktor di Pabrik Nuklir Vogtle di Georgia, yang menambah lebih dari 2.000 megawatt (MW), telah memperbarui optimisme tentang pembangunan nuklir baru di AS. Menteri Energi Jennifer Granholm mendukung perluasan industri nuklir, dengan menegaskan, "Kami bertekad untuk membangun industri nuklir kelas dunia di Amerika Serikat, dan kami buktikan dengan kata-kata kami."
Dukungan DOE untuk proyek nuklir baru mencakup kredit pajak produksi (PTC) dan kredit pajak investasi (ITC) berdasarkan Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) 2022. Pembangkit nuklir yang sudah ada dapat memperoleh manfaat dari PTC hingga $15 per megawatt-jam (MWh), sementara kapasitas baru dapat memilih antara PTC $30/MWh atau ITC 30%, yang berpotensi meningkat hingga 50% dalam kondisi tertentu.
Seiring dengan upaya AS untuk mencapai strategi netral karbon, peran energi nuklir menjadi semakin penting. Dengan penyesuaian kebijakan yang tepat dan insentif yang memadai, tenaga nuklir dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan ESG dan masa depan bebas karbon negara tersebut.
Sumber:
https://carboncredits.com/us-targets-200-gw-nuclear-expansion-to-meet-soaring-energy-demand/#:
https://carboncredits.com/us-power-demand-surge-spurs-133-new-gas-plants-amid-climate-targets/
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+65 6223 8888
Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA
(+31) 6 4817 3634
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000
(+84) 936 075 490
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377
1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022