Pengungkapan TCFD Menurunkan Biaya Modal untuk Perusahaan Jepang, Studi Menemukan

Pengungkapan TCFD Menurunkan Biaya Modal untuk Perusahaan Jepang, Studi Menemukan

by  
AnhNguyen  
- 11 Juli 2024

Krisis iklim mendorong perusahaan, terutama di industri dengan emisi tinggi, untuk mengurangi jejak karbon dan berbagi strategi lingkungan secara transparan. Gugus Tugas Pengungkapan Keuangan Terkait Iklim (TCFD) menyediakan kerangka kerja bagi perusahaan untuk mengungkapkan informasi keuangan terkait iklim, membantu menavigasi risiko dan peluang iklim. Dukungan untuk TCFD telah melonjak, terutama di Jepang, tetapi manfaat finansial dari pengungkapan tersebut masih dieksplorasi. 

Tim peneliti dari Universitas Kyushu menganalisis data dari sekitar 2.100 perusahaan Jepang yang terdaftar selama lima tahun (2017-2021). Diterbitkan di Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Manajemen Lingkungan, studi ini merupakan salah satu studi pertama yang memanfaatkan data TCFD dan data korporat secara komprehensif di Jepang. 

Studi ini meneliti dampak tindakan iklim perusahaan, termasuk kinerja karbon, pengungkapan, dan komitmen, terhadap biaya modal. Temuan menunjukkan bahwa perusahaan dengan emisi karbon yang lebih tinggi menghadapi peningkatan biaya pinjaman. Sebaliknya, perusahaan yang mematuhi pedoman TCFD dan berbagi informasi terkait iklim mengalami biaya modal yang lebih rendah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemangku kepentingan menghargai tindakan iklim yang sebenarnya daripada sekadar janji. 

Emisi gas rumah kaca yang tinggi meningkatkan risiko fisik (misalnya, cuaca ekstrem) dan risiko transisi (misalnya, perubahan regulasi), yang menyebabkan biaya ekuitas (CoE) dan utang (CoD) yang lebih tinggi. Transparansi dalam data iklim sangat penting bagi investor untuk membuat keputusan yang tepat dan mengurangi ketidakpastian. 

Studi ini mengungkap bahwa meskipun kepatuhan terhadap TCFD mengurangi CoE, hal itu tidak memengaruhi CoD secara signifikan, mungkin karena kebijakan suku bunga negatif Jepang selama periode studi. Dengan berakhirnya kebijakan pada Maret 2024, suku bunga diperkirakan akan naik, dan pinjaman terkait yang berkelanjutan semakin populer. 

Penelitian ini menawarkan wawasan global mengenai hubungan antara pengungkapan iklim dan biaya modal, yang menyoroti pentingnya pedoman TCFD. Para peneliti Universitas Kyushu bertujuan untuk memperluas analisis mereka secara global dan terus berkontribusi pada penelitian dampak iklim. Kolaborasi antara investor, perusahaan, akademisi, dan pembuat kebijakan sangat penting untuk mengatasi krisis iklim dan mencapai netralitas karbon. 

 

Sumber: 

https://www.eurasiareview.com/09072024-companies-that-mitigate-climate-change-reduce-their-cost-of-capital/#google_vignette 

https://sustainablebrands.com/read/finance-investment/mitigating-climate-change-reduce-cost-capital 

https://www.eurekalert.org/news-releases/1050425 

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022