WAWASAN | Prinsip-prinsip Obligasi Hijau China: Kriteria Terpadu untuk Pasar Domestik

WAWASAN | Prinsip-prinsip Obligasi Hijau China: Kriteria Terpadu untuk Pasar Domestik

by  
Seneca ESG  
- 4 Agustus 2022

Prinsip-prinsip Obligasi Hijau Tiongkok (Prinsip-prinsip) adalah sebuah kerangka kerja bagi para penerbit obligasi hijau Tiongkok untuk mengikuti praktik-praktik terbaik di pasar domestik. Sejak tahun 2015, pasar obligasi hijau Tiongkok telah berkembang pesat. Pada 1H22 saja, Tiongkok menerbitkan RMB400,6 miliar (USD59,4 miliar) obligasi hijau dan sekuritas beragun aset hijau, dengan tingkat pertumbuhan 64% YoY. Hal ini mendorong total saldo menjadi RMB1,42 triliun (USD210,6 miliar), menjadikan RRT sebagai pasar obligasi hijau terbesar kedua di dunia. Namun, momentum pasar yang kuat juga mengungkapkan masalah-masalah seperti kurangnya keterbukaan informasi dan kecurigaan terhadap greenwashing.

Untuk mengembangkan pasar yang berkualitas tinggi dan terpadu, Prinsip-prinsip tersebut diterbitkan untuk mengklarifikasi komponen inti dari obligasi hijau berdasarkan praktik-praktik internasional dan kondisi domestik, serta menguraikan persyaratan terperinci untuk penerbit dan pihak-pihak terkait. Prinsip-prinsip tersebut diterbitkan oleh Komite Standar Obligasi Hijau China (China Green Bond Standard Committee/CGBSC) pada tanggal 29 Juli. Penyusunan prinsip-prinsip tersebut mengacu pada prinsip-prinsip International Capital Market Association (ICMA) dan peraturan-peraturan lain yang diterima secara global.

Gambaran Umum Prinsip-prinsip

Prinsip-prinsip tersebut mendefinisikan empat komponen inti obligasi hijau: penggunaan dana, evaluasi dan pemilihan proyek, pengelolaan dana, dan pengungkapan informasi.

  • Penggunaan Hasil: penerbit obligasi hijau harus menginvestasikan 100% dari hasil penjualan dalam proyek-proyek hijau atau kegiatan ekonomi hijau, seperti yang ditentukan dalam Katalog Proyek yang Didukung Obligasi Hijau (Edisi 2021) untuk emiten domestik, atau Taksonomi Landasan Umum: Mitigasi Perubahan Iklim atau Tindakan Pendelegasian Iklim Taksonomi Uni Eropa untuk obligasi hijau luar negeri.
  • Evaluasi dan Seleksi Proyek: Persyaratan ini menuntut transparansi dalam proses pengambilan keputusan dan seleksi baik dari segi hukum maupun teknis. Emiten diharapkan untuk menyajikan semua informasi yang terlibat dalam proses pra-penerbitan mengenai kebijakan industri dan standar teknis yang diikuti, serta metode dan prasyarat penting untuk perhitungan dampak lingkungan dengan cara yang benar dan adil. Evaluasi dan verifikasi pihak ketiga yang independen sangat dianjurkan selama siklus hidup obligasi hijau.
  • Pengelolaan Hasil: Persyaratan ini menentukan penggunaan dana menganggur dan perubahan penggunaan dana. Untuk dana menganggur, emiten dapat berinvestasi pada produk berisiko rendah seperti obligasi negara dengan jangka waktu investasi tidak lebih dari 12 bulan jika direksi perusahaan menyetujui skema investasi ulang. Investor harus diberitahu mengenai perubahan penggunaan dana pada waktunya. Proyek baru juga harus sesuai dengan katalog proyek hijau yang disebutkan di atas.
  • Pengungkapan Informasi: Emiten harus mengungkapkan informasi setiap tahun mengenai penggunaan dana obligasi secara keseluruhan, kemajuan proyek-proyek ramah lingkungan, dan dampak lingkungan yang diharapkan atau yang terjadi. Emiten didorong untuk menerbitkan laporan tengah tahunan atau triwulanan, dengan analisis hasil dan dampak lingkungan dari proyek-proyek yang dibiayai.

Dampak Prinsip-prinsip pada Pasar Obligasi Hijau Tiongkok

1. 1. Penggunaan hasil hijau 100% untuk mengurangi greenwashing

Sebelumnya, kebijakan mengenai identifikasi obligasi hijau bervariasi. Kebijakan Pedoman Penerbitan Obligasi Hijau (Edisi 2016) Peraturan yang dikeluarkan oleh National Development and Reform Commission (NDRC) menyatakan bahwa entitas dapat melabeli obligasi mereka sebagai obligasi hijau jika mereka menggunakan setidaknya 50% dari hasil obligasi sebagai arus kas operasional atau pembayaran utang bank untuk proyek-proyek hijau. Jika obligasi tersebut diawasi oleh China Securities Regulatory Commission (CSRC), maka 70% dari hasil obligasi hijau harus diinvestasikan dalam kegiatan ekonomi hijau. Sedangkan untuk obligasi hijau yang diterbitkan oleh Asosiasi Nasional Investor Institusi Pasar Keuangan (NAFMII) dan obligasi apa pun yang berlabel netral karbon, semua hasilnya harus dialokasikan untuk proyek-proyek hijau.

Perbedaan kebijakan sebelumnya menyisakan ruang untuk melakukan greenwashing, karena obligasi dengan label hijau dapat memiliki berbagai tingkat keterlibatan dalam aktivitas hijau. Prinsip-prinsip ini sekarang menyerukan 100% dari dana yang diperoleh untuk diinvestasikan dalam proyek-proyek hijau, memberikan batasan yang lebih ketat kepada para penerbit dan meningkatkan kepercayaan investor karena semua dana mereka berkontribusi pada pembangunan hijau.

2. Peningkatan Keterbukaan Informasi & Jaminan Eksternal untuk mendapatkan kredibilitas yang lebih tinggi

Pasar obligasi hijau di Tiongkok masih menghadapi tantangan kurangnya keterbukaan informasi dan kredibilitas. Sebagai contoh, GD Power Development Co. Ltd. (600975:CN) menerbitkan obligasi hijau tahun lalu, dengan mengungkapkan informasi keuangan dasar obligasi, informasi fundamental penerbit, serta laporan singkat pihak ketiga mengenai evaluasi proyek hijau dan laporan tahunan. Hal ini sudah dianggap sebagai praktik yang baik di pasar obligasi hijau Tiongkok. Namun, dibandingkan dengan ekspektasi global, pengungkapan tersebut masih kurang memberikan informasi penting. Penelitian dari Climate Bonds Initiatives menunjukkan bahwa selain informasi fundamental, investor obligasi hijau lebih peduli terhadap transparansi yang berkelanjutan dalam durasi obligasi dan evaluasi eksternal serta jaminan obligasi.

Prinsip-prinsip ini berencana untuk meningkatkan pengungkapan informasi obligasi hijau dari tiga aspek: konten, frekuensi, dan jaminan eksternal. Prinsip ini mengharuskan emiten untuk mengungkapkan semua pertimbangan ramah lingkungan dalam proses pengambilan keputusan dan seleksi serta lebih detail pada tahap pasca-penerbitan. Frekuensi pelaporan ditingkatkan dan lebih banyak penilaian lingkungan diperlukan dalam laporan jangka menengah. Selain itu, Prinsip-prinsip ini mendorong emiten untuk melibatkan pihak ketiga untuk menilai laporan selama jangka waktu obligasi. Terakhir, menurut seorang pejabat dari NAFMII, para regulator berencana untuk menerbitkan standar-standar yang lebih ketat mengenai pengungkapan informasi di masa depan.

3. Penyelarasan dengan standar global untuk meningkatkan likuiditas

Menurut Climate Bonds Initiative Laporan Pasar Obligasi Hijau China 2021obligasi hijau China berhasil mengumpulkan USD12,7 miliar (RMB 82 miliar) di pasar luar negeri pada tahun 2021, yang mewakili tingkat pertumbuhan sebesar 80% YoY. Meskipun obligasi hijau Tiongkok berkembang secara global, investor luar negeri mempertahankan penerimaan yang rendah terhadap obligasi hijau dan obligasi netral karbon Tiongkok. Untuk meningkatkan likuiditas di luar pasar Tiongkok, Prinsip-prinsip tersebut mengharuskan obligasi luar negeri untuk mematuhi Taksonomi Landasan Umum atau Undang-Undang Pendelegasian Iklim Taksonomi Uni Eropa untuk obligasi hijau luar negeri. Penyelarasan dengan standar yang lebih terpadu dan diakui secara internasional dapat meningkatkan kepercayaan investor obligasi hijau di luar negeri. Secara umum, pengenalan Prinsip-prinsip Obligasi Hijau menunjukkan ambisi dan upaya pemerintah untuk membawa pasar obligasi hijau Tiongkok lebih jauh sejalan dengan standar internasional dan obligasi hijau Tiongkok lebih dapat diperdagangkan baik di pasar domestik maupun di pasar luar negeri.

Sumber:

https://res.cenews.com.cn/h5/news.html?id=994365

https://mp.weixin.qq.com/s/tdguDpoEioFt9MnCuNlO-g

http://iigf.cufe.edu.cn/info/1012/4346.htm

http://www.gov.cn/zhengce/zhengceku/2021-04/22/5601284/files/48dd95604d58442da1214c019b24228f.pdf

https://www.chinabond.com.cn/resource/1472/1488/1505/18472/41498/63390/160692668/16569180571071625132380.pdf?n=2021%E5%B9%B4%E4%B8%AD%E5%9B%BD%E7%BB%BF%E8%89%B2%E5%80%BA%E5%88%B8%E5%B8%82%E5%9C%BA%E6%8A%A5%E5%91%8A.pdf

https://www.greenbond.org/#:~:text=%20Green%20Bond%20Principles%20%201%20Use%20of,amount%20equal%20to%20these%20net%20proceeds%2C…%20More%20

https://www.ndrc.gov.cn/xxgk/zcfb/tz/201601/W020190905506562769728.pdf

https://syntaogf.com/products/%E4%B8%AD%E5%9B%BD%E7%BB%BF%E8%89%B2%E5%80%BA%E5%88%B8%E6%8A%95%E8%B5%84%E8%80%85%E8%B0%83%E6%9F%A5%E6%8A%A5%E5%91%8A2022

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022