JetBlue Beralih dari Pengurangan Karbon ke Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

JetBlue Beralih dari Pengurangan Karbon ke Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

by  
Seneca ESG  
- 15 Desember 2022

JetBlue [JBLU:US], sebuah maskapai penerbangan berbiaya hemat di Amerika Serikat, telah memutuskan untuk mengakhiri program penggantian kerugian karbon untuk penerbangan domestik dan beralih ke bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF), dalam upaya untuk mengurangi separuh dari emisi per kursi pada tahun 2035 dari tingkat emisi pada tahun 2019, seperti yang dilaporkan oleh The Verge pada tanggal 10 Desember. Pada tahun 2020, perusahaan ini menjadi maskapai penerbangan AS pertama yang secara sukarela mengimbangi emisi gas rumah kaca dari penerbangan domestiknya, dan upaya ini akan berakhir pada tahun 2023. Selain itu, maskapai ini juga telah menggunakan SAF untuk penerbangan antara San Francisco dan Los Angeles sejak tahun 2020. Maskapai ini telah menandatangani perjanjian pengadaan dengan beberapa perusahaan untuk mendapatkan lebih banyak SAF. Pada tanggal 2 Desember, maskapai ini menandatangani perjanjian dengan Fidelis New Energy [FDEI: US] untuk membeli setidaknya 92 juta galon campuran SAF, yang akan dikirim selama lima tahun mulai tahun 2025.

Penggantian kerugian karbon dimaksudkan untuk menghilangkan polusi dari pembakaran bahan bakar penerbangan dengan mengurangi emisi di tempat lain, biasanya melalui investasi dalam proyek energi terbarukan atau kehutanan. Namun, investigasi dan penelitian menemukan bahwa sebagian besar program penyeimbangan karbon yang ada di pasaran tidak benar-benar menghilangkan polusi di dunia nyata. Sebagai perbandingan, SAF dapat mengurangi emisi karbon dioksida setidaknya 80% secara rata-rata di seluruh siklus hidup, dibandingkan dengan bahan bakar fosil yang setara. Uni Eropa telah meminta maskapai penerbangan untuk meningkatkan penggunaan SAF untuk setiap penerbangan yang meninggalkan bandara-bandara Uni Eropa yang lebih besar, dimulai dengan 2% pada tahun 2025, 5% pada tahun 2030, dan 63% pada tahun 2050. JetBlue telah menetapkan target untuk membuat SAF mencapai 10% dari total bahan bakar maskapai pada tahun 2030. 

Sumber:

https://www.theverge.com/2022/12/9/23501665/jetblue-carbon-offsets-sustainable-aviation-fuel

https://blueir.investproductions.com/investor-relations/press-releases/2022/12-02-2022-160013359

https://blueir.investproductions.com/investor-relations/press-releases/2022/12-06-2022-160030392

https://www.easa.europa.eu/en/light/topics/fit-55-and-refueleu-aviation

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022