Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com-->
Produsen mobil Jepang Toyota [7203:JP] mengumumkan untuk menghabiskan USD1,3 miliar untuk membangun pabrik manufaktur baterai pertamanya untuk kendaraan energi baru (NEV) di Amerika Serikat, seperti yang dilaporkan oleh Bloomberg pada tanggal 18 Oktober. Ini adalah bagian dari rencana investasi baterai perusahaan Jepang ini di AS, yang menargetkan total USD3,4 miliar pada tahun 2030. Toyota tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut seperti kapasitas produksi, sementara itu Toyota akan mengumumkan lokasi pabrik baru pada akhir tahun ini dan memulai produksi baterai untuk kendaraan listrik hibrida (EV) pada tahun 2025. Selain itu, dengan membangun pabrik baterai di AS, Toyota dapat mendorong lokalisasi rantai pasokan manufaktur mobil untuk pabrik-pabrik kendaraannya di AS.
Dari perspektif yang lebih luas, rencana investasi baterai senilai USD3,4 miliar di AS juga merupakan bagian dari rencana global Toyota. Produsen mobil ini mengumumkan pada tanggal 7 September bahwa mereka akan menginvestasikan JPY1,5 triliun (USD13,1 miliar) dalam pengembangan dan produksi baterai mobil listrik dan sistem suplai baterainya hingga tahun 2030. Perusahaan ini bertujuan untuk memangkas biaya baterai setidaknya sebesar 30% melalui inovasi dan pengembangan teknologi, seperti struktur sel baterai. Dengan rencana penggunaan baterai, Toyota berencana untuk meluncurkan seri EV murni pertamanya pada tahun 2022 dan menargetkan penjualan 2 juta EV murni pada tahun 2030 di seluruh dunia. Sedangkan untuk pasar AS, perusahaan Jepang ini berharap dapat menjual 1,8 juta NEV di negara asing tersebut, termasuk EV murni dan hibrida. Pada saat itu, perusahaan memperkirakan bahwa 70% dari penjualan mobil barunya di AS akan menjadi NEV, meningkat dari 25% saat ini.
Pesaing Toyota juga mempercepat investasi dan pengembangan baterai EV, mengingat pabrik baterai milik Tesla [TSLA: US]. Pada bulan Mei tahun ini, SK Innovation Korea Selatan [096770: KS] dan Ford Motor [F: US] mencapai kemitraan untuk membentuk usaha patungan 50-50 untuk memproduksi baterai di AS, dengan merencanakan setidaknya dua pabrik dan kapasitas gabungan tahunan sebesar 60 gigawatt-jam (GWh). Pada tanggal 18 Oktober, produsen baterai asal Korea Selatan, LG Energy Solution (LGES) dan produsen mobil Stellantis N.V. [STLA: US] mengumumkan kolaborasi mereka untuk membangun pabrik baterai di Amerika Utara, yang akan mendukung produksi NEV Stellantis di wilayah tersebut. Stellantis menargetkan penjualan 40% NEV dalam penjualan di Amerika Serikat pada tahun 2030.
Sumber:
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+65 6223 8888
Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA
(+31) 6 4817 3634
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000
(+84) 936 075 490
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377
1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022