Tertarik? Hubungi kami sekarang
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com-->
Perusahaan penyulingan minyak Korea Selatan Hyundai Oilbank dan pengembang teknologi pengurangan emisi dari Denmark, Haldor Topsoe, menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada tanggal 4 November untuk bekerja sama dalam pengembangan bahan bakar sintetis ramah lingkungan generasi mendatang, seperti dilaporkan oleh Korea Economic Daily pada tanggal 5 November. Kedua perusahaan ini akan berkolaborasi dalam mengembangkan bahan bakar elektronik (e-fuel) dan bahan bakar nabati serta mendaur ulang sampah plastik. Bahan bakar elektronik mengacu pada campuran hidrogen yang dihasilkan selama proses elektrolisis air dan karbon dioksida (CO2), yang berarti menggunakan bahan bakar elektronik akan mengeluarkan CO2 tetapi akan menangkap dan menggunakan kembali CO2 untuk membuat karbon menjadi netral. Melalui kolaborasi ini, Hyundai Oilbank dan Haldor Topsoe bertujuan untuk mengganti bensin dan solar dengan bahan bakar elektronik yang netral karbon dengan tetap mempertahankan mesin pembakaran mobil tradisional.
Sebagai perusahaan penyulingan minyak, Hyundai Oilbank telah mendiversifikasi portofolio produknya di luar industri minyak dan gas, seiring dengan target pemerintah Korea Selatan untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050. Perusahaan penyulingan ini bertujuan untuk memangkas bisnis penyulingannya dari 85% dalam portofolio bisnisnya saat ini menjadi 50% pada tahun 2030. Awal tahun ini, Hyundai Oilbank menjual sebagian besar saham anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hyundai Oil Terminal dengan nilai KRW180 miliar (USD160 juta). Khususnya, Korea Selatan merilis Peta Jalan Ekonomi Hidrogen pada Januari 2019, yang menargetkan 15 gigawatt (GW) sel bahan bakar untuk pembangkit listrik, 6,2 juta kendaraan listrik sel bahan bakar (FCEV), setidaknya 1.200 stasiun pengisian hidrogen, dan 41.000 bus hidrogen pada tahun 2040. Setelah itu, Hyundai Oilbank meluncurkan rencana hidrogen biru dan menetapkan target untuk membangun 180 stasiun pengisian bahan bakar hidrogen pada tahun 2030 dan memproduksi 100.000 ton hidrogen biru per tahun pada tahun 2050. Hidrogen biru diproduksi dari bahan bakar fosil sementara emisi karbon dalam proses produksi akan ditangkap dan disimpan.
Sumber:
https://www.kedglobal.com/newsView/ked202111050004
https://www.iea.org/policies/6566-korea-hydrogen-economy-roadmap-2040
Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini
sales@senecaesg.com7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936
+65 6223 8888
Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA
(+31) 6 4817 3634
77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414
(+886) 02 2706 2108
Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000
(+84) 936 075 490
Av. Santo Toribio 143,
San Isidro, Lima, Peru, 15073
(+51) 951 722 377
1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022