Kematian Karyawan Pinduoduo Picu Investigasi Buruh

Kematian Karyawan Pinduoduo Picu Investigasi Buruh

by  
Seneca ESG  
- 7 Januari 2021

Setelah seorang karyawan meninggal, departemen perlindungan tenaga kerja Shanghai mulai menyelidiki kondisi kerja Pinduoduo [PDD: US], seperti yang dilaporkan oleh Shanghai Daily pada tanggal 4 Januari. Pada tanggal 3 Januari, sumber dari dalam mengungkapkan bahwa seorang karyawan wanita berusia 22 tahun di Pinduoduo meninggal secara tiba-tiba dalam perjalanan pulang kerja pada pukul 1:30 dini hari tanggal 29 Desember 2020, sehingga menimbulkan kekhawatiran publik atas jadwal kerja dengan intensitas tinggi yang diadopsi oleh perusahaan. Pada tanggal 4 Januari, harga saham Pinduoduo turun 0,51 triliun won pada pembukaan, dan ditutup pada USD166,78, turun 6,131 triliun won.

Undang-undang Ketenagakerjaan Tiongkok, yang berlaku sejak 1 Januari 1995, menetapkan bahwa jam kerja karyawan tidak boleh melebihi rata-rata delapan jam sehari, atau 44 jam per minggu. Selain itu, perusahaan diharuskan membayar karyawan 50% lebih banyak untuk kerja lembur selama hari kerja, dengan gaji dua kali lipat pada akhir pekan dan tiga kali lipat pada hari libur nasional. Namun, banyak perusahaan teknologi Cina yang gagal mematuhi klausul-klausul tersebut, karena penegakan hukum yang lemah. Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh platform rekrutmen Zhaopin.com, lebih dari 80% dari lebih dari 11.000 responden melaporkan bekerja lembur secara teratur, sementara 70% mengatakan bahwa jam kerja seperti itu tidak dibayar.

Dari perspektif ESG, Pinduoduo menerbitkan laporan ESG pertamanya pada bulan November 2020. Dalam laporan tersebut, Pinduoduo menyatakan bahwa jumlah karyawannya tumbuh pesat dari 1.159 orang di tahun 2017 menjadi 5.828 orang di tahun 2019. Mengenai kebijakan talenta, perusahaan ini mengaku memprioritaskan lingkungan kerja yang beragam dan setara, tetapi tidak melaporkan kebijakannya untuk kesehatan dan keselamatan karyawan, juga tidak membuat komitmen apa pun untuk mengatasi masalah ini lebih lanjut. Pinduoduo juga menyatakan bahwa mereka memiliki basis karyawan yang masih muda, dengan usia rata-rata 27 tahun. Sejak tahun 2017, produktivitas per kapita karyawannya meningkat lebih dari tiga kali lipat, yang mengisyaratkan adanya kemungkinan jam kerja yang berlebihan bagi para karyawannya. Buktinya, menurut Sixth Tone, seorang mantan karyawan Pinduoduo mengatakan bahwa jam kerja yang panjang bukan hanya rutinitas di Pinduoduo, tetapi juga merupakan sebuah keharusan.

Referensi

https://finance.ifeng.com/c/82nwJuhTAlo

https://global-ploads.webflow.com/5f068604be4f9d3890933b65/5f9900d519c42ee17894f189_PinDuoDuo-ESGReport_2020.pdf

https://mp.weixin.qq.com/s/Y1lIS5C87zLuNBjALfk6qQ

https://mp.weixin.qq.com/s/K3ycxx2QuWSymlj_X4PmUw

http://www.caixin.com/2021-01-04/101646353.html

Mulai Gunakan Seneca ESG Toolkit Hari Ini

Pantau kinerja ESG di portofolio, buat kerangka ESG Anda sendiri, dan ambil keputusan bisnis yang lebih baik.

Toolkit

Seneca ESG

Tertarik? Hubungi kami sekarang

Untuk menghubungi kami, silakan isi formulir di sebelah kanan atau email langsung ke alamat di bawah ini

sales@senecaesg.com

Kantor Singapura

7 Straits View, Marina One East Tower, #05-01, Singapura 018936

+65 6223 8888

Kantor Amsterdam

Gustav Mahlerplein 2 Amsterdam, Belanda 1082 MA

(+31) 6 4817 3634

Kantor Taipei

77 Dunhua South Road, 7F Section 2, Distrik Da'an Taipei City, Taiwan 106414

(+886) 02 2706 2108

Kantor Hanoi

Viet Tower 1, Thai Ha, Dong Da Hanoi, Vietnam 100000

(+84) 936 075 490

Kantor Lima

Av. Santo Toribio 143,

San Isidro, Lima, Peru, 15073

(+51) 951 722 377

Kantor Tokyo

1-4-20 Nishikicho, Tachikawa City, Tokyo 190-0022